Seorang jendral Militer mengundang para wartawan guna memberi arahan apa yang boleh
diberitakan dan apa yang tidak boleh diberitakan.
“Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka. Pemogokan buruh, jangan ditulis, nanti
terjadi konflik. Berita korupsi tidak boleh dipolitisir, wibawa pemerintah rusak. Monopoli tidak boleh
menyebut keluarga Presiden, itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nanti resah. Kenaikan
harga tidak boleh dijadikan berita utama, rakyat nanti marah. Berita ini tidak boleh.... Berita ini tidak
boleh....dst.”
Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela, “kalau begitu Jendral, apa yang boleh
kami beritakan?”
Si Jendral menjawab dengan tenang, “ kalian beritakan yang barusan saya ucapkan!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar