Love
Apa yang disebut cinta? Kalau kamu diminta untuk menjawab hal ini kira-kira
apa jawaban kamu? Mungkin ada yang mulai menceritakan reaksi tubuhnya
ketika bertemu pria atau wanita yang disukai, seperti “cinta itu bikin lutut
gemetar deh kalo ketemu”, atau ada juga yang mengatakan “ cinta itu bikin kita
tidak bisa berkata-kata deh kalau ketemu dengan cowok yang gue suka”. Bisa
juga kamu menjawab “cinta itu sebuah perasaan yang mendalam dan perhatian
khusus pada orang tertentu”. Apapun yang kamu rasakan dan pikirkan tentang
cinta memang sangat abstrak sekali atau sulit di terjemahkan dalam kata-kata,
sampai Sternberg & Barners dalam The Psychology of Love (1988) membagi
penjelasan cinta ke dalam empat bagian besar yaitu; Love as a feeling (cinta
sebagai perasaan), love as an attitude (cinta sebagai sikap), love as a behavior (cinta
sebagai perilaku), dan love as a judgment (cinta sebagai sebuah penilaian).
Begitu abstraknya arti kata ini maka satu-satunya yang bisa menjelaskan cinta
atau sayang adalah kamu sendiri yang merasakan , mensikapi, melakukan dan
menilainya seperti diungkapkan Sternberg & Barners (1988). Artinya ketika
kamu mulai merasakan yang namanya jatuh cinta, lalu sikap kamu jadi berbeda
begitu juga dengan tingkah laku kamu terhadap orang yang kamu sukai,
sehingga penilaian kamu terhadap dia juga berubah menjadi lebih positif
tentunya. Pada saat seperti inilah banyak orang mengungkapkan bahwa cinta itu
buta, dimana orang yang sedang jatuh cinta mau berbuat apa saja demi orang
yang dia cintai, tapi asal kamu tahu biarpun cinta itu buta tapi jangan bodoh!
Gimana caranya sih supaya kalau jatuh cinta kita tidak berbuat bodoh?
Sebenarnya mudah saja, yaitu dengan memahami dulu arti sebuah
persahabatan. Jangan bicara cinta kalau kamu belum tahu arti sebuah
persahabatan. Karena melalui persahabatan yang sehat kamu dapat memahami
arti cinta. Apa sih sahabat? Silahkan kamu periksa sendiri kira-kira sahabat yang
kamu miliki saat ini, baik sejenis atau lawan jenis apakah sudah memiliki criteria
sahabat yang baik seperti berikut ini;
♥ Someone likes you (seseorang yang meyukai kamu)
♥ Someone you care for (seseorang yang peduli pada kamu)
♥ Someone you confide in (seseorang yang kamu percayakan rahasia-rahasia
pribadi)
♥ Someone to share with (seseorang yang berbagi dengan kamu)
♥ Someone you can rely on (seseorang yang bisa kamu andalkan)
♥ Someone who likes the same things as you (seseorang yang memiliki kegiatan
yang sama-sama disukai)
♥ Someone to give advice (Seseorang yang memberi nasehat pada kamu)
♥ Someone who will always stick up for you (selalu bersedia disisi kamu)
♥ Someone who balance your weakness (mengimbangi kekurangan kamu)
♥ Someone who value your help (menghargai bantuan kamu)
♥ Someone to share jokes with (berbagi cerita lucu dan bercanda)
♥ Someone who will always tell you truth ( Seseorang yang selalu mengatakan
yang sebenarnya )
♥ Someone who believes in you (seseorang yang percaya pada kamu)
♥ Someone who’ll tell you straight that you’re wrong (seseorang yang langsung
menegur ketika kamu melakukan kesalahan)
♥ Someone who worries about you (seseorang yang mengkawatirkan kamu)
♥ Someone who doesn’t get jealous (seseorang yang tidak cemburuan)
♥ Someone you support (saling mendukung)
♥ Someone who makes you feel good about yourself (seseorang yang membuat
kamu nyaman dengan diri kamu)
♥ Someone whose opinion you really value (seseorang yang pendapatnya
bernilai)
♥ Someone who’ll keep a secret (seseorang yang bisa menjaga rahasia kamu)
♥ Someone will introduces you to new things (seseorang yang memperkenalkan
kamu pada hal-hal baru)
Menilai arti seorang sahabat dan nilai sebuah persahabatan, dapat membantu
kita memahami arti cinta yang paling mendasar. Banyak orang sering
mengatasnamakan cinta dalam melakukan hal-hal yang luar biasa, tetapi sebagai
manusia dengan akal budi, kita punya pilihan terhadap perasaan atau emosi
kita, termasuk ketika kita sedang jatuh cinta. Banyak remaja bertanya apakah
mungkin jatuh cinta pada perempuan atau laki-laki yang salah? Untuk
menjawab pertanyaan ini, saya selalu menyarankan mereka, termasuk kamu
juga saat ini untuk melihat kembali criteria seorang sahabat seperti yang tertera
ungkapkan diatas, dimana sambil menilai apakah dia seorang memenuhi kriteria
seorang sahabat atau tidak, kamu juga bisa menilai apa yang kamu dapatkan jika
kamu jatuh cinta pada orang tersebut, jauh sebelum kita berpikir udah
berpacaran nantinya. Menilai perasaan kita sendiri ketika kita sedang jatuh cinta
akan banyak menolong kamu memahami bagaimana mengekpresikan cinta
dengan cara yang sehat pada orang yang tepat. Karena criteria sahabat tadi
dapat membantu membuka pikiran kita, apa sebenarnya arti cinta buat kita
pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar